3 Tips dan Trik Memancing Ikan di Sungai

Memancing ikan di sungai jadi piknik murah yang dapat dilaksanakan untuk meniadakan kebosanan ada di dalam rumah waktu epidemi COVID-19. Buat pemancing pemula, pertanyaan pertama umumnya ialah umpannya apa? Tempatnya dimana? Gunakan pancing tipe apa?

Memang, pola hidup ikan di sungai tidak sama dengan ikan di kolam. Pemancing harus pintar-pintar pilih umpan mancing. Termasuk juga pilih tempat serta alat pancing

Supaya tidak sedih, berikut sejumlah panduan memancing di sungai hingga dapat pulang dengan bawa ikan.

Tips Memancing Ikan di Sungai

Berikut ini beberapa tips dan trik memancing ikan di sungai yang perlu kamu ketahui.

tips dan trik memancing ikan

1. Tentukan sasaran ikan

Tentukan ikan apakah yang akan dipancing cukup penting. Karena ikan punyai hasrat sendiri-sendiri. Bawa umpan mancing berbentuk cacing, jangkrik atau ikan kecil, pas untuk memancing lele atau ikan gabus.

Untuk memancing nila, pada musim penghujan, bila saluran air sungai tidak demikian deras serta bisa diketemukan tepian sungai yang airnya cukup tenang, karena itu umpan lumut asli serta pelet udang lumut dapat digunakan. Pada musim kemarau, umpan lumut kurang efisien. Bertambah efisien memakai pelet.

Untuk ikan tawes, sebetulnya hampir sama dengan ikan nila. Ikan tawes ini mempunyai karakter senang berdompol, serta suka dengan lumut dan pelet tengiri belut.

Ikan lele ialah ikan fans pelet amis serta predator, hingga pemakaian pelet amis benar-benar pas untuk memancing ikan lele di sungai. Umpan yang lain baik dipakai untuk memancing ikan lele ini ialah cacing merah. Langkah memancing seharusnya dilaksanakan dengan menempatkan umpan di landasan sungai, karena ikan lele ini suka mendekam di landasan sungai.

2. Tentukan tempat

Arus yang deras, sedikit tenang atau sisi yang dalam serta yang kurang dalam, adalah situasi sungai tempat mancing. Di tiap tempat memiliki penghuninya sendiri-sendiri.

Di arus deras dapat mendapatkan ikan hampala atau ikan predator yang lain. Tiap predator tentu ada yang dimangsa. Karena itu di arus yang deras, dapat memancing dengan umpan bergerak, jangkrik atau ikan kecil.

Sedang di air yang condong diam atau berarus tenang, adalah tempat ikan gabus, lele serta sejenisnya.

Ikan tawes (putihan) bertambah senang dengan air yang saluran airnya cukup deras, dan juga tidak deras.

Panduan lain untuk cari ikan tawes dengan memerhatikan ada tanaman pinggir sungai yang tangkai atau daunnya masuk di air. Di spot ini, airnya bertambah beriak serta biasanya terlibat sampah sungai yang banyak terkandung makanan. Di sini digemari ikan tawes.

Untuk ikan nila, biasanya senang di tempat yang airnya semakin tenang serta terdapat banyak tumbuhan air atau tumbuhan darat yang masuk di air. Tempat ini benar-benar disukai ikan nila.

Ikan nila suka juga dengan tempat yang airnya cukup memusar dengan pergerakan lamban. Panduan penting dalam pilih tempat ikan nila di sungai ialah ikan nila senang dengan tempat di pinggiran sungai, tidak ditengah-tengah.

Langkah tentukan tempat memancing ikan lele ialah: pilih tempat yang airnya cukup tenang, biasanya di tepian sungai. Lantas mencari tempat yang berlumpur, jangan mencari tempat yang berbatu.

Untuk ikan sogo, biasanya senang dengan air yang cukup deras saluran airnya serta cenderung ditengah-tengah sungai.

Untuk ikan patin (jambal) biasanya senang dengan tempat sungai yang dalam. Sisi spot sungai yang dalam biasanya terdapat banyak ikan jambal yang sangat besar.

Ikan jambal senang berlindung hingga ikan jambal akan gampang didapatkan di sungai yang banyak tanamannya. Ikan jambal mempunyai karakter pemangsa, hingga ikan jambal gampang didapati di sungai yang banyak ikan kecilnya.

3. Mata kail serta joran pancing

Sesudah tipe ikan serta tempat, dan kita tentukan umpan mancing, seterusnya pilih joran pancing serta mata kail yang tepat. Perlengkapan yang sesuai dengan walaupun simpel tetapi pas, semakin lebih berguna dibanding yang mahal tetapi tidak pas.

Contohnya untuk ikan tawes di sungai kecil, seharusnya memakai joran tegek (pole) yang lentur plus pelampung. Joran antena kaku tidak pas dipakai, karena akan membuahkan hentakan kuat. Hingga mulut ikan gampang robek serta ikan gampang terlepas.

Senar pancing yang pas ialah yang paling tipis serta lembut. Contohnya Orca Hoshino 50 m dengan ukuran 0,10 mm – 0,16 mm. Mata kail seharusnya sesuaikan bergantung kecil besarnya ikan yang dipancing. Kail dari mulai yang kecil memiliki ukuran 0,3.

Untuk memancing ikan lele, dapat memakai joran kompak (tidak berlobang dibagian tengah) yang tahan patah. Joran kompak ini diambil untuk memperhitungkan mengusung ikan lele memiliki ukuran besar rata-rata 3-5 kg. Senar pancing dapat memiliki ukuran 0,30 mm.

Bila ikan lele yang ada cuman kecil-kecil dengan berat maximal 1 kg, cukup pakai senar pancing ukuran 0,23 mm-0,25 mm. Jika memakai senar pancing kecil ini serta mendapatkan ikan lele besar, sangat terpaksa pelan-pelan menepikan ikan lele selanjutnya ikan lele diambil dengan tangan atau alat.

Memancing ikan lele di sungai harus memakai umpan yang fundamental di sungai, karena ikan lele suka santai di landasan sungai.

Untuk mata kail, memancing ikan lele, seharusnya memakai kail memiliki ukuran besar. Untuk ikan lele sebesar 1/2 legan atau seputar berat 5 ons, dapat dipakai kail ukuran 9. Untuk ikan lele berat rata-rata 1-1,5 kg, baik dipakai kail ukuran 10-12. Sedang untuk ikan lele di atas 1,5 kg, baik dipakai kail ukuran 15.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *